Kuliner

Kuliner Tradisional Yogyakarta Yang Unik

Kuliner Tradisional Yogyakarta Yang Unik

Kuliner Tradisional Yogyakarta Yang Unik

YOGYAKARTA memiliki aneka ragam kuliner yang memanjakan lidah. Baik makanan berat layaknya nasi ataupun camilan berwujud kue-kuean.

Kalau menyebut jajanan pasar, yang muncul di dalam benak kita sudah pasti kue-kue tradisional yang bermacam-macam. Kue-kue ini juga memiliki cita rasa khas daerahnya masing-masing.
Nah, berikut ini Okezone dapat rangkumkan ragam jajanan tradisional unik khas Jogja yang jangan sampai dilewatkan manakala singgah ke Kota Gudeg, sebagaimana dilansir berasal dari berasal dari account TikTok @liburandijogja.
Bandar Taruhan
1. Jadah Manten

Jadah manten merupakan kue tradisional khas Yogyakarta yang dibikin berasal dari ketan, santan, dan dalamnya diisi daging ayam atau sapi lantas dibungkus dengan telur dadar. Kue ini umumnya berwujud balok dengan ukuran tertentu.

Kue ini disebut Jadah Manten dikarenakan jadi salah satu seserahan pengantin pria kepada pengantin wanita. Makanan ini memiliki filosofi supaya sang pengantin lengket layaknya jadah yang mudah menempel di tangan.

2. Kipo

Merupakan makanan yang terbuat berasal dari adonan tepung ketan yang diberi isian tetelan atau parutan kelapa yang dimasak dengan gula Jawa. Kue ini khas dengan warna hijau dan cokelat hasil perpaduan gula merah dan kelapa.

Warna hijau berasal berasal dari daun suji yang dicampur ke di dalam adonan tepung ketan. Kipo memiliki rasa yang begitu legit dan beraroma harum berasal dari daun pandan. Kue ini cuma bertahan satu malam dikarenakan pakai bahan-bahan alami.

3. Legomoro

Legomoro merupakan makanan yang berasal berasal dari ketan dan diisi daging ayam yang dibalut dengan daun pisang, tampilannya layaknya lemper. Kue ini dibungkus dengan daun pisang yang diikat dengan dua atau tiga tali bambu.

Legomoro artinya hati lega dikarenakan udah singgah ke tempat tinggal mempelai wanita, singgah dengan ikhlas dan yang menerima pun ikhlas.

4. Kue Kembang Waru

Kue Kembang Waru merupakan jajan khas Kotagede, Yogyakarta. Memiliki rasa layaknya bolu kering berwujud bunga dengan delapan kelopak. Bentuknya delapan menandakan layaknya nasihat para pendahulu tentang 8 jalan utama, bulan, bintang, mega (awan), tirta (air), kismo (tanah), samudra, maruto (angin).

Kue Kembang Waru udah tersedia sejak zaman Kerajaan Mataram. Kala itu kue ini jadi jajanan mewah dikarenakan berbahan basic tepung terigu dan telur ayam.

5. Yangko

Yangko merupakan makanan khas Kota Yogyakarta yang terbuat berasal dari tepung ketan. Memiliki bentuk kotak dengan baluran tepung ketan, rasanya manis dan kenyal. Yangko adalah makanan khas Kotagede yang awalannya jadi makanan raja-raja dan priayi.

Makanan ini terbilang cukup awet supaya mampu dimakan sesudah sebagian waktu. Nama Yangko diyakini berasal berasal dari Kiyangko, di dalam pelafalan lidah Kawa kata kiyangko diucapkan dengan singkat jadi yangko.

Comment here